Protes Mahasiswa atas Rencana Kunjungan Paus ke Universitas


PONDOK RENUNGAN

VATIKAN-ITALIA

Roma, 15 Januari 2008

Dengan semakin banyaknya oposisi atas jadwal kunjungan Paus Benediktus XVI tanggal 17 Januari, sekitar 100 mahasiswa minoritas yang kebanyakan beraliran Komunis menduduki sebuah bangunan di Universitas La Sapienza kota Roma.

Sementara para profesor dan mahasiswa di La Sapienza memprotes kedatangan Paus, banyak suara-suara lain yang justru mendukung Bapa Suci dan mengkritik para pengkritiknya. Dalam sebuah artikel dari surat kabar Il Foglio, Wakil Perdana Menteri Italia, Francesco Rutelli, mengatakan, "Ide kemerdekaan macam apa yang dimiliki oleh mereka yang ingin melarang Paus Benediktus XVI berkunjung ke universitas La Sapienza?"

Menteri Solidaritas Paolo Ferrero, seorang anggota dari Partai Refondasi Komunis, mengatakan bahwa para pemrotes, yang mengingat catatan yang dibuat oleh ex-Cardinal Ratzinger mengenai persidangan Galileo, harus menjaga segala sesuatu dalam perspektif yang benar, karena "Galileo menang." Melalui kebebasan dalam pertukaran ide, katanya menjelaskan, pandangan-pandangan ilmiah dari sang ahli astronomi diterima oleh khalayak umum. Jadi meskipun Galileo dikritik oleh panel eklesiastikal, kata Ferrero, "berkat dia kita dapat mendengarkan apa yang akan dikatakan Paus meskipun kita tidak setuju dengan beliau."

Dengan kontroversi yang memanas, surat kabar La Stampa melaporkan bahwa Senator Francesco Cossiga telah meminta pemerintah Italia untuk menjamin keamanan Paus selama kunjungannya ke La Sapienza.


(ditulis dan diterjemahkan oleh Shirley Hadisandjaja, dari sumber: IL FOGLIO, LA STAMPA)



Shirley Hadisandjaja
Email: sicilia_shirley@yahoo.com

Mohon hubungi pembuat serta Pondok Renungan (pondokrenungan@gmail.com),
jika anda ingin menyebarkan karya ini.

Kembali Ke Index Puisi

Versi Cetak Versi Cetak   Email Ke Teman Email ke Teman  

Home  |  Renungan  |  Cerita |  Kesaksian  |  Diskusi |  Kontak Kami
                   
© 2000-2014 Pondok Renungan
All Rights Reserved